KEMALIQ : Situs Budaya Lombok di Ranget
KEMALIQ RANGET : Situs Budaya di Lombok
Penulis :
Baiq Ela Nurmayanti
Kemaliq adalah prasasti atau sejarah orang Sasak. Kemaliq banyak tersebar di pulau Lombok, termasuk di Lingsar, Bayan dan sekitarnya. Kemaliq terdapat di Ranget posisinya kurang lebih 300 meter dari rumah kepala Dusun Ranget. Kemaliq ini dikatakan sakral dari leluhur/baloq pada tahun 1800 sekian bahwa tempat itu sudah disakralkan oleh leluhur kami yang bernama almarhum Alisyah / Baloq Dendek dilihat dari postur tubuhnya nenek yang memiliki postur tubuh pendek beliau adalah orang pertama kali masuk di Ranget dilihat dari warisan hari ini yang seputaran orang lain tidak punya. Kemaliq memiliki warisan spritual, bisa berupa makam, batu, pohon, mata air, dan lain-lain. Kemaliq Ranget ini ditandai dengan mata air dan batu yang terdapat di sana dan digunakan dalam kegiatannya. Posisi kemaliq terletak di tengah hutan yang luasnya 2,7 hektar sengaja tidak dihabiskan lokasinya karena disakralkan.
Dalam buku Lalu Agus Fathurrahman Kemaliq adalah pusat kosmos bumi. Kemaliq adalah prasasti bahwa Kemaliq menandakan leluhur seorang Islam. Ratusan tahun lalu disini memang hidup kebudayaan. Kemaliq adalah tempat berkafaktur dan berzikir kepada tuhan. Sehingga apabila budaya Kemaliq ini dihilangkan maka kita akan kehilangan satu prasasti yang membuktikan bahwa orang terdahulu beragama Islam. Sekarang, kegiatan yang biasa masyarakat lakukan di Kemaliq yaitu membaca al-fatihah untuk seluruh leluhur yang sudah berjasa. Masyarakat biasanya melakukan kegiatan keagamaan di tempat tersebut.
Kemudian, perlu kalian ketahui bahwa Kemaliq terbesar di dunia adalah Ka'bah sedangkan Kemaliq terbesar di Sasak adalah Gunung Rinjani makanya kita sering dengar orang berangkat ke tanah Suci Mekah melewati Gunung Rinjani dan itu benar bagi orang yang tingkat ilmunya. Artinya di Kemaliq ini kita tidak boleh berpikir negatif. Kemaliq ini tidak bisa dikunjungi semua Agama karena Kemaliq ini merupakan prasastinya orang Sasak. Melihat dari beberapa titik Kemaliq itu memang peninggalan Islam jadi tidak boleh sambaran orang masuk terkecuali mempunyai kepentingan tertentu. Kemaliq adalah tempat ibadah orang Islam, budaya Kemaliq Ranget juga dapat dikatakan sebagai implementasi dari ajaran Agama. Seperti halnya, ketika ada Sorong Serah Aji Krame dalam pernikahan Sasak terdapat pembayun yang memimpin Adat tersebut, isi dari apa yang mereka ucapkan adalah mengenai Agama. Kemaliq saat ini dijalankan sesuai dengan syariat yang dipahami sekarang, tidak seperti zaman dahulu, misalnya ketika dulu, membawa bunga rampe tetapi sekarang digantikan dengan membaca al-fatihah untuk leluhur yang sudah berjasa.
Di masa sekarang ini banyak masyarakat yang menganggap bahwa ketika sholat atau mengadakan keagamaan di Kemaliq maka dikatakan Bid'ah. Namun, sebenarnya ini adalah cara kita untuk melestarikan budaya yang ada di Lombok supaya tidak luntur dan diambil atau diakui oleh orang luar. Kebudayaan masyarakat memandang Kemaliq dari rupanya saja, karena ini adalah tradisional atau budaya yang hanya ada di Tanah sasak. Ketika berbicara mengenai budaya maka tidak terlepas dari pembahasan suku yang ada di Lombok.
Dengan demikian kita sebagai generasi penerus di Lombok harus mampu menjaga dan menghidupkan kembali prasasti-prasasti yang ada di tanah Sasak yang mulai hilang.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua tentang pentingnya mengetahui sejarah dan semakin peduli terhadap kebudayaan dengan terus belajar dan menjaganya.
Keren👍 Tulisannya bagus dapat menambah wawasan
BalasHapusKeren👍
BalasHapusTulisan yang luar biasa. Selain menambah wawasan pembaca, tulisan mengenai Kemaliq ini juga menjadi bukti bahwa di suku Sasak masih banyak tempat2 yg hingga saat ini sangat dijaga dan dilestarikan . Selain itu Kemaliq ini juga menjadi bukti bagaimana perjalanan hidup dari leluhur suku Sasak.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTulisan yang luar biasa. Selain menambah wawasan pembaca, tulisan mengenai Kemaliq ini juga menjadi bukti bahwa di suku Sasak masih banyak tempat2 yg hingga saat ini sangat dijaga dan dilestarikan . Selain itu Kemaliq ini juga menjadi bukti bagaimana perjalanan hidup dari leluhur suku Sasak
BalasHapusKeren👍
BalasHapusbagus, tinggal bahasanya di poles sedikit, supaya cepat dipahami,
BalasHapussemangat anak muda🔥🙏
Bagus ini untuk menambah wawasan, good luck ✨
BalasHapusKeren👍
BalasHapusBagus nihh
BalasHapusMasyaAllah keren, sedikit masukan ya tata bahasanya agak dirapikan agar mudah dipahami☺ kerennn semangat menulissssss✨
BalasHapusKerennn ❤️
BalasHapusJadi menambah wawasan mengenai budaya yang ada di lombok 👍
BalasHapusPembahasan nya menarik sekali.
BalasHapusPembahasan nya menarik sekali
BalasHapusTulisan Yang bermanfaat khususnya bagi orang Sasak.👍
BalasHapusMantap, tetap semangat
BalasHapus